| TARHIB RAMADHAN |
|
|
|
| Written by Nadwah | |||||
| Monday, 26 July 2010 07:03 | |||||
|
Istilah Tarhib Ramadhan sudah menjadi akrab di hati ummat Islam Indonesia. Setiap tahun menjelang datangnya bulan suci Ramadhan ummat menghadiri kegiatan bernama Tarhib Ramadhan. Kata tarhib berasal dari akar kata yang sama yang membentuk kata Marhaban. Sedangkan marhaban artinya selamat datang atau welcome. Maka Tarhib Ramadhan berarti Selamat Datang Ramadhan atau Welcome Ramadhan.
Seorang muslim perlu membangun sikap positif dalam menyambut kedatangan bulan istimewa Ramadhan. Bahkan berdasarkan sebuah hadits Nabi Muhammad shollallahu โalaih wa sallam biasanya sejak dua bulan sebelum datang Ramadhan sudah mengajukan doa kepada Allah taโaala dalam rangka Tarhib Ramadhan atau welcoming Ramadhan. ููุงูู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฅูุฐูุง ุฏูุฎููู ุฑูุฌูุจู ููุงูู ุงููููููู ูู ุจูุงุฑููู ููููุง ููู ุฑูุฌูุจู ููุดูุนูุจูุงูู ููุจูุงุฑููู ููููุง ููู ุฑูู ูุถูุงูู Adalah Nabi Muhammad shollallahu โalaih wa sallam apabila memasuki bulan Rajab berdoa: โYa Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaโban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan.โ (HR Ahmad 2228) Rajab, Syaโban dan Ramadhan merupakan bulan ketujuh, kedelapan dan kesembilan dari sistem kalender Hijriyah Ummat Islam. Hadits di atas seolah mengisyaratkan bahwa Nabi shollallahu โalaih wa sallam punya kebiasaan menyambut kedatangan Ramadhan bahkan dua bulan sebelum ia tiba. Artinya, Nabi shollallahu โalaih wa sallam ingin menggambarkan betapa istimewanya Ramadhan sehingga dua bulan sebelumnya sepatutnya seorang Muslim sudah mulai mengkondisikan diri menyambut Ramadhan lewat doโa seperti di atas. Mengapa Ramadhan dipandang sebagai bulan istimewa? Coba perhatikan beberapa hadits di bawah ini: ุญูุฏููุซู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนููููู: ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุงูู ุฅูุฐูุง ุฌูุงุกู ุฑูู ูุถูุงูู ููุชููุญูุชู ุฃูุจูููุงุจู ุงููุฌููููุฉู ููุบููููููุชู ุฃูุจูููุงุจู ุงููููุงุฑู ููุตููููุฏูุชู ุงูุดููููุงุทูููู Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu โanhu katanya: Rasulullah shollallahu โalaih wa sallam bersabda: โApabila tiba bulan Ramadan, dibuka pintu-pintu Syurga dan ditutup pintu-pintu Neraka serta syaitan-syaitan dibelenggu.โ (HR Muslim 1793) Al-Qadhi Iyadh rahimahullah berkata: โAda kemungkinan yang dimaksud adalah makna yang sebenarnya, dan yang demikian itu merupakan tanda bagi para malaikat akan masuknya bulan Ramadhan, penghormatan terhadapnya serta dicegahnya syetan untuk mengganggu kaum muslimin. Ada pula kemungkinan ini merupakan isyarat akan banyaknya pahala serta pengampunan dan berkurangnya gangguan syetan, sehingga mereka seperti orang-orang yang terbelenggu.โ Al-Qadhi Iyadh rahimahullah melanjutkan bahwa kemungkinan yang dimaksud dengan โpintu-pintu surga dibukaโ adalah ungkapan bentuk-bentuk ketaatan yang Allah taโaala buka untuk hamba-hambaNya, dan yang demikian itu merupakan sebab-sebab masuknya seseorang ke dalam surga. Sedangkan yang dimaksud dengan โpintu-pintu nerkaka ditutupโ adalah ungkapan akan dipalingkannya keinginan untuk mengerjakan kemaksiatan yang menjerumuskan pelakunya ke dalam neraka. Adapun kalimat โsyetan dibelengguโ merupakan ungkapan ketidakmampuan mereka untuk membuat tipu daya dan menghiasi syahwat.โ Jika demikian, mengapa kita masih melihat kejahatan dan maksiat di bulan Ramadhan? Al-Qurthubi rahimahullah mengatakan: โโฆkemaksiatan itu disebabkan oleh sejumlah faktor selain syetan: seperti jiwa yang buruk, kebiasaan tidak baik dan syetan dari jenis manusia.โ Oleh karenanya, seberapa besar kebaikan akan diperoleh seseorang sangat bergantung kepada bagaimana orang itu sendiri menyikapi dan menyambut kedatangan Ramadhan. Bila ia sikapi dan sambut Ramadhan dengan suka cita, insyaAllah Ramadhan akan menjadi pembuka rahmat Allah taโaala dan pintu surga baginya. Namun sebaliknya bila ia masih saja tidak peduli dengan kesucian Ramadhan maka jangan harap ia akan bisa memperoleh kebaikan darinya. Sangat mungkin ia malah menjadi orang yang penuh kegusaran di bulan Ramadhan. Sebuah rasa gusar yang menghasilkan penyesalan di saat api neraka sudah terlihat di depan matanya. ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฅูุฐูุง ููุงูู ุฃูููููู ููููููุฉู ู ููู ุดูููุฑู ุฑูู ูุถูุงูู ุตููููุฏูุชู ุงูุดููููุงุทูููู ููู ูุฑูุฏูุฉู ุงููุฌูููู ููุบููููููุชู ุฃูุจูููุงุจู ุงููููุงุฑู ููููู ู ููููุชูุญู ู ูููููุง ุจูุงุจู ููููุชููุญูุชู ุฃูุจูููุงุจู ุงููุฌููููุฉู ููููู ู ููุบููููู ู ูููููุง ุจูุงุจู ููููููุงุฏูู ู ูููุงุฏู ููุง ุจูุงุบููู ุงููุฎูููุฑู ุฃูููุจููู ููููุง ุจูุงุบููู ุงูุดููุฑูู ุฃูููุตูุฑู ููููููููู ุนูุชูููุงุกู ู ููู ุงููููุงุฑู ููุฐูููู ููููู ููููููุฉู Bersabda Rasulullah shollallahu โalaih wa sallam: โBila tiba malam pertama bulan Ramadhan para syaithan dibelenggu, maksudnya jin. Dan pintu-pintu neraka ditutup dan tak satupun yang dibuka dan pintu-pintu surga dibuka dan tak satupun yang ditutup. Lalu ada penyeru yang menyerukan: โWahai para pencari kebaikan, sambutlah (songsonglah) dan wahai para pencari kejahatan, tolaklah (hindarilah).โ Dan Allah taโaala memiliki perisai dari api neraka. Dan yang demikian terjadi setiap malam.โ (HR Tirmidzi 618) Saudaraku, marilah kita memohon kepada Allah taโaala agar memasukkan kita ke dalam golongan para pencari kebaikan di dalam bulan Ramadhan, bahkan sepanjang hayat. Marilah kita berdoa semoga Allah taโaala jauhkan kita dari masuk ke dalam golongan pencari kejahatan di bulan Ramadhan apalagi seumur hidup. โYa Allah, berkahilah kami dalam sisa bulan Syaโban ini dan berkahilah kami di bulan Ramadhan.โ Amin, ya Rabb.- sumber http://www.eramuslim.com/suara-langit/ringan-berbobot/tarhib-ramadhan.htm
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Login
Pengunjung Web







![]() | Hari ini | 218 |
![]() | Kemarin | 384 |
![]() | Minggu ini | 218 |
![]() | Bulan ini | 2423 |
![]() | Total Pengunjung | 176019 |
We have 9 guests online
>> Terbaru
>> Terpopuler
Powered by Joomla!. Designed by: Free Joomla 1.5 Theme, M6.net reviews. Valid XHTML and CSS.
(C) 2008-2010, Departemen Komdatin Nadwah | Developed by Luthfi | Best Viewed on Mozilla Firefox - 1024 by 768 px | Online Sejak 23 Dzulhijjah 1429 H / 22 Desember 2008 M








